7an (bag.2)

 “Besok jam 8 pagi datang ya kekantor saya”…sms balasan dari dosen di kelas kami,,,yang memberikanku jalan mencari rezeki dari Allah…aku sejenak diam dan berfikir…karena mengalami gejala dilema saat itu,,memilih antara ikut seminar Kepahlawan dan sejarah yang belum pernah q ikutin,,atau memilih pergi kerja yang diberikan oleh dosenku itu untuk menggeluti pekerjaan yang juga belum pernah kulakukan sebelumnya….yaitu dunia PERCETAKAN..,,

       Malam yang dingin dan mataku menginjak berdirikan kelopaknya pertanda dunia khayalan indah menungguku dan kereta siap berangkat dari stasiun tidurku tuk melau cepat menelusuri hitam putih dunia khayal…

        Pagi yang menakjubkan!!!! Laju sepeda motor merah putih menuju keindahan cerahnya sang pangkal matahari disuguhi dinginnya embun dan rindang pohon menari.



         Hah….Juned tak sadar-sadar dari dimensi tidurnya…masih saja jadi tumbal kekalahan yang hampir saja menjauhkan aq,Hilmi,Iroel,Ihsan,dan Ryan…hari ini kami sengaja tak mengajak Fadlan ikut kami,,karena Kami gk mau mengganggu dia yang sedang seriusnya latihan tuk pertandingan Debatenya minggu depan…kesuksesan dia adalah kebanggaan kami juga,,kami bangga pun ya teman yang super seperti dia…jalanilah teman…kami mendukungmu…!!!!

        Haduh,,,Juned…juned…gak berubah-berubah lemotnya…flashback dulu sejenak…Juned memang terkenal dalam hal lambat terlambatnya…pernah suatu waktu Kami Berliburan ke Batu Bara dengan Kereta Api yang keberangkatannya Pukul 07.05 WIB..semua sudah sampai tepat waktu,,kecuali si kawan itu,,dan Korban kelemotan Juned adalah Irul…ahaha…kacian2..bayangkan,,Keberangkatan pukul tujuh mereka di jam tersebut masih menunggu angkot…haduh…tapi itulah,,Juned itu adalah keramaian bagi kami,,sunyi rasanya kalau Juned tak ada disamping kami,,Penyemangat dari Kisah-kisah Biru kami….dan yang pastinya letak kelucuan dan tawa kami berasal dari Juned..ahaha…

        Dan Semangat Juned yang meledak-ledak membuat kami juga berambisi mewujudkan tujuan yang harus dicapai dan dinikmati di masa depan nanti,,dan motto hidup Juned kami bawa sampai kami ada di masa depan nanti….BERSIMBIOSIS MUTUALISMELAH KITA KAWAN…!!!!

        Ya,.,,!!!!exactly…untuk mencapai tujuan,,,kita harus saling menguntungkan kawan…!!!bantu sekitar ketika kita masih bisa membantunya,,,dan jangan pernah bersikap Suuzon karena itu membuat Suuzon yang lain bakal membawa kita kehilangan segalanya…saling berbagi,,saling memberi,,saling membantu…adalah tujuan kita semua agar indah hidup damai bersama….

        Dan Alhamdulillah…sampai Kantor tepat waktu…walau serasa kurang karena tidak ada satu orang,,,tapi maju terus pantang mundur…gerakkan kaki hentakkan langkah menuju tapak-tapak kesuksesan..di jalan masing2 dan saling bermutualisme….

        “Terasa benar pagi ini…sebelum kerja saja sudah diberi Nasih gurih,,Lontong,,Lupis..ahaha…dengan begitu kerja jadi nyaman…karena,,,perut kenyang hatipun senang..ahahaha….dan itulah Juned,,,tidur paling cepat,,bangun paling lama…dan makan paling cepat…hmm,,,,mendukung badannya yang basor…ahaha…

         Tapi inilah pertemanan sejati..tak kenal apa dan siapa…dan selalu bersama dalam suka dan duka..assek…ingat satu kisah tentang temanku…buat para cowok..hati-hatilah pacaran sama teman yang punya bestfriend atau otherlah…dia bakalan ninggalin kita ketika bestfriendnya mengancam akan memusuhi kita kalau kita masih sama dia…bukan itu teman sejati,,,teman sejati adalah ketika kita orang yang dekat dengan kita punya masalah atau sedang berbuat dosa,,seharusnya bestfriend memberi nasehat agar menyelesaikan masalah,,bukan mengakhiri hubungan dan jumping conclusion…

          Kami penasaran dengan pekerjaan yang akan diberikan dosen tersebut,dan dalam hati kami sangat berterimakasih karena diberikan satu lagi sejarah dan pelajaran bagi kami untuk menuaikannya di masa depan..kisah yang ku ambil ketika menonton negeri 5 menara…kisah persahabatan yang sangat idealisme,,,dan ada di kehidupan nyata,,pasti seorang Penyemangat harus mundur duluan..,,yah,,itu yang kudapat dalam film tersebut,,Baso,,santri dari Gowa itu harus pergi dahulu dari Pesantren ketika semangat-semangat idelisme nya sudah menggebu-gebu teman-temannya untuk pergi ke menara masing-masing…urung sudah cita-citanya,,dan sebagai teman,,akhirnya idealisme itu dilanjutkan…,,aku takut di antara kami bertujuh juga seperti itu,,ombak tinggi menghantam itu biasa,,konflik,,beda pendapat,,selalu jadi makanan biasa…yang luar biasa adalah ketika semua itu dibumbui dengan cinta,,,derita,,rintangan,,konflik bisa dingin dan berjalan normal kembali….

Dan perjuangan hari ini telah dimulai………….

By: Haqique Achmad

Komentar

Postingan Populer